Mengenal lebih dekat Surabaya Community — sejarah, jati diri, dan semangat yang membangun persaudaraan lintas batas.
Berawal dari silaturahmi, tumbuh menjadi wadah persaudaraan
Surabaya Community dibentuk berdasarkan keputusan rapat pada 10 November 2006 di Jakarta sebagai wadah untuk menyambung tali silaturahmi, menjadi pusat informasi, serta sumber inspirasi dan solusi dalam membangun persaudaraan dan kebersamaan.
Omah e Arek Suroboyo sing nang perantauan
Surabaya Community hadir sebagai wadah komunitas yang mempertemukan orang-orang dengan akar, identitas, dan semangat yang sama untuk menjaga koneksi antarsesama Arek Suroboyo di berbagai daerah.
Jati Diri
SC adalah organisasi kemasyarakatan berbentuk perkumpulan non-politik.
Tujuan SC
Meningkatkan kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian antar warga Surabaya serta masyarakat Indonesia pada umumnya yang mencintai kota Surabaya.
Slogan SC
Slogan utama SC adalah ‘Sedhuluran Sampek Matek’, yang bermakna menjalin persaudaraan hingga akhir hayat.
Visi, Misi & Nilai
SC hadir untuk memperkuat rasa persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan di antara masyarakat yang mempunyai ikatan emosional dengan kota Surabaya.
Visi Surabaya Community
"Terwujudnya jalinan persaudaraan, kepedulian, dan rasa kebersamaan antar warga masyarakat yang mempunyai ikatan emosional dengan kota Surabaya."
Misi Surabaya Community
01
Menciptakan wadah untuk menyambung tali silaturahmi dan memperkuat posisi serta eksistensi masyarakat Surabaya melalui kegiatan sosial-kemanusiaan, keagamaan, seni, dan budaya.
02
Mewujudkan pusat informasi bagi masyarakat Surabaya dengan menjalin kemitraan bersama pemerintah dan lembaga non-pemerintah untuk menghadirkan inspirasi dan solusi yang bermanfaat.
03
Memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan arek-arek Suroboyo untuk memberi citra dan kontribusi positif kepada masyarakat.
Nilai Surabaya Community
Dalam praktik organisasi, SC mengedepankan nilai-nilai yang menjaga relasi tetap sehat dan organisasi tetap bertanggung jawab
Sedhuluran: persaudaraan sebagai napas utama komunitas.
Kepedulian: aktif memberi dampak bagi sesama.
Kerakyatan: dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Keterbukaan: menjunjung komunikasi dan partisipasi.
Kebersamaan: bertumbuh dan bergerak bersama.
Akuntabilitas: tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.